Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Agroniaga Tbk (AGRO) yang dilaksanakan pada
hari ini menyetujui Rencana Perseroan untuk penambahan modal perseroan melalui
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebesar Rp 104,06 milyar. Penambahan modal tersebut didapatkan dari pelaksanaan HMETD untuk membeli
saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 100,- per saham atau sama dengan
harga nominal saham. Dengan penambahan modal ini maka modal disetor Perseroan
akan menjadi Rp 345,37 Milyar dari semula Rp 241,31 Milyar.
Sedangkan rasio dari HMETD ini adalah 160 : 69 atau berarti setiap pemegang
160 saham lama yang tercatat dalam daftar pemegang saham recording date (19 Nopember 2009) akan mendapatkan 69 HMETD.
Sedangkan setiap 1 (satu) HMETD berhak untuk membeli saham baru yang akan
diterbitkan.
Selain itu sebagai insentif, Perseroan juga akan memberikan waran Seri I
kepada pemegang saham yang menggunakan HMETD yang dimilikinya untuk membeli
saham AGRO. Sebuah Waran Seri I tersebut akan diberikan kepada setiap pelaksana
2 HMETD untuk membeli 2 saham baru AGRO. Apabila seluruh waran seri I digunakan
untuk memberi saham pada periode pelaksanaan (25 Mei 2010 s/d 25 Mei 2011) maka
modal disetor Perseroan akan meningkat Rp 52,03 Milyar.
Peningkatan Modal Dasar menjadi Rp 1 trilyun
Selain itu, RUPS Bank Agro juga menyetujui peningkatan modal dasar
Perseroan menjadi Rp. 1 trilyun. Peningkatan modal dasar ini ditujukan untuk
memberikan ruang yang cukup bagi perseroan untuk melakukan ekspansi usaha dengan
meningkatkan modal disetor. Sehingga ekspansi usaha tersebut dapat dilaksanakan
dengan tetap menjaga rasio kecukupan modal (CAR) dalam kondisi aman.
Pengurus
Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan juga menyetujui pengangkatan Pengurus Baru melengkapi pengurus yang sudah ada saat ini yaitu Roswita Nilakurnia sebagai Komisaris Utama dan Kemas M. Arief Caretaker Direktur Utama.
Dengan demikian maka pengurus Bank Agro saat ini adalah
sebagai berikut :
Komisaris Utama : Roswita Nilakurnia*)
Komisaris (independen) :
Joseph Siswanto
Komisaris (Independen) : HS. Sutomo Sunartadirdja
Caretaker Direktur Utama :
Kemas M. Arief (merangkap sebagai Direktur Marketing)
Direktur : Sjahfiri gaffar
Direktur : Lisa A. Wardhana
*) Pengangkatan tersebut akan
efektif setelah mendapat persetujuan Bank Indonesia.