Jakarta, PT Bank Agroniaga Tbk (AGRO) resmi diakuisisi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk (BRI) pada tanggal 3 Maret 2011 yang ditandai dengan crossing 3.030.239.023 saham AGRO antara Dana Pensiun Perkebunan (Dapenbun) dan BRI di pasar negosiasai Bursa Efek Indonesia.
Dengan pelaksanaan crossing dimaksud maka struktur kepemiliksan saham Pt Bank Agroniaga Tbk berubah menjadi BRI menguasai 88,12%, Dapenbun memiliki 7,28% sedangkan sisanya sebesar 4,60% dimiliki oleh publik.
”Kami percaya dibawah pengendalian Bank Rakyat Indonesia yang didukung dengan teknologi maupun jaringan yang sudah tersebar di seluruh Nusantara serta pengalaman yang sudah lebih dari seabad dalam industri perbankan disertai dengan kekuatan modal yang besar, niscaya akan dapat membawa Bank Agro lebih cepat mencapai tujuan para pendiri”, kata Ibu Roswita Nilakurnia, Direktur Utama Dapenbun/ Komisaris Utama Bank Agro dalam sambutan acara tersebut.
Sementara Bapak Sofyan Basyir, Direktur utama BRI mengatakan bahwa kehadiran Bank BRI pada Bank Agro tentu saja diharapkan dapat membawa angin segar dan perubahan yang positif untuk mendukung Bank Agro agar lebih kompetitif sehingga dapat tumbuh dan berkembang secara berkesinambungan menjadi lembaga keuangan yang profitable.
”Dengan reputasi yang baik, kondisi finansial yang mantap, teknologi yang handal, network yang luas serta SDM yang profesional, Bank BRI berniat untuk mewujudkan visi Bank Agro pasca akuisisi yaitu sebagai bank komersial terkemuka yang fokus pada sektor pertanian dalam mendukung pengembangan agribisnis di Indonesia,” demikian disampaikan pada sambutan acara penandatangan Akta Akusisi.